Makassar, Satria Insight — Konferensi Cabang (KONFERCAB) XXXIV PMII Kota Makassar menetapkan Sahabat Ridwan sebagai Ketua Formatur Pengurus Cabang PMII Kota Makassar periode 2026–2027. Forum berlangsung di Aula Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Sulawesi Selatan, Makassar.
Forum Tertinggi Organisasi
KONFERCAB XXXIV menjadi forum permusyawaratan tertinggi PMII di tingkat cabang. Selain memilih kepemimpinan baru, peserta juga mengevaluasi pelaksanaan program kerja periode sebelumnya. Selanjutnya, forum merumuskan arah kebijakan organisasi untuk satu periode mendatang. Dengan demikian, seluruh rangkaian sidang memperkuat proses regenerasi yang sesuai dengan konstitusi organisasi.
Ridwan Emban Amanah Ketua Formatur
Sahabat Ridwan menerima amanah sebagai Ketua Formatur sekaligus memimpin penyusunan kepengurusan Pengurus Cabang PMII Kota Makassar periode 2026–2027 bersama tim formatur. Karena itu, tim formatur akan menyusun struktur kepengurusan berdasarkan ketentuan organisasi.
Selain itu, kepengurusan baru diharapkan mampu memperkuat sistem kaderisasi. Pengurus juga diharapkan meningkatkan kapasitas organisasi serta menghadirkan program yang responsif terhadap dinamika kemahasiswaan, keumatan, dan kebangsaan.
Berbagai Unsur Organisasi Hadir
KONFERCAB XXXIV menghadirkan Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Provinsi Sulawesi Selatan, Majelis Pembina Cabang, Pengurus Cabang, pimpinan Cipayung Plus Kota Makassar, alumni, serta kader PMII dari berbagai komisariat di Kota Makassar.
Sementara itu, kehadiran seluruh unsur tersebut menunjukkan komitmen bersama untuk mengawal proses regenerasi kepemimpinan. Oleh sebab itu, seluruh peserta menjaga setiap tahapan persidangan agar tetap berjalan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PMII.
Hariandi: Konfercab Perkuat Konsolidasi Organisasi
Demisioner Ketua PC PMII Kota Makassar periode 2025–2026, Hariandi, mengapresiasi seluruh kader dan panitia atas suksesnya penyelenggaraan KONFERCAB XXXIV.
“Konferensi Cabang bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan, melainkan momentum untuk memperkuat konsolidasi organisasi dan memastikan keberlanjutan proses kaderisasi. Saya berharap kepengurusan yang akan datang mampu melanjutkan capaian yang telah dibangun serta menghadirkan inovasi bagi kemajuan PMII Kota Makassar,” ujarnya.
PKC PMII Soroti Pentingnya Integritas Forum
Sekretaris Umum PKC PMII Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan bahwa KONFERCAB merupakan instrumen demokrasi organisasi. Karena itu, seluruh kader perlu menjaga integritas dan marwah forum. Di sisi lain, kepengurusan baru juga harus memperkuat sinergi dengan seluruh elemen organisasi.
“Regenerasi kepemimpinan merupakan bagian dari kekuatan PMII. Kepengurusan baru diharapkan mampu membangun sinergi yang lebih kuat dengan seluruh elemen organisasi serta memperluas kontribusi PMII dalam menjawab berbagai persoalan masyarakat,” katanya.
Panitia Apresiasi Seluruh Pihak
Ketua Panitia KONFERCAB XXXIV menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan konferensi. Menurutnya, kerja sama seluruh panitia, peserta, dan kader menjadi faktor utama keberhasilan forum.
“Keberhasilan forum ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh panitia, peserta, dan kader PMII yang bersama-sama menjaga suasana persidangan tetap kondusif, demokratis, dan sesuai dengan ketentuan organisasi.”
Awal Kepengurusan Baru
Melalui KONFERCAB XXXIV, PMII Kota Makassar kembali menegaskan komitmennya terhadap regenerasi kepemimpinan yang konstitusional dan demokratis. Selanjutnya, kepengurusan baru akan memperkuat tradisi kaderisasi, mengembangkan gerakan intelektual, serta meningkatkan peran PMII dalam menjawab tantangan zaman.
Pada akhirnya, terpilihnya Sahabat Ridwan sebagai Ketua Formatur periode 2026–2027 menjadi awal penguatan organisasi. Kepengurusan baru diharapkan memperkuat kaderisasi, meningkatkan pengabdian kepada masyarakat, serta meneguhkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah sebagai landasan gerakan PMII Kota Makassar.
