Makassar, Satria Insight – Suasana duka menyelimuti kawasan Jalan Mannuruki, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Minggu (14/6) malam. Warga menemukan seorang perempuan berinisial ANA meninggal dunia di kamar tempat tinggalnya. Aparat kepolisian yang menerima laporan warga segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan barang bukti.
Peristiwa tersebut menarik perhatian masyarakat setempat. Sejumlah tokoh pemuda dan warga juga datang ke lokasi setelah kabar kejadian menyebar di lingkungan sekitar.
Kasus Kematian Perempuan di Mannuruki Jadi Perhatian KNPI Tamalate
Ketua Pengurus Kecamatan (PK) KNPI Tamalate, Iqra Sarbakti Nur, bersama jajaran pengurus mendatangi lokasi sebagai bentuk empati kepada korban dan keluarga.
Iqra menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa tersebut. Ia berharap aparat penegak hukum mengusut kasus ini secara profesional dan transparan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kami sangat berduka dan prihatin atas musibah ini. Kehadiran kami di sini sebagai bentuk simpati kepada korban dan keluarga. Kami menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak kepolisian agar ditangani secara profesional dan transparan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujarnya.
Menurut Iqra, masyarakat perlu memberi ruang kepada aparat kepolisian untuk menjalankan penyelidikan dan penyidikan secara objektif sehingga fakta-fakta hukum dapat terungkap secara jelas.
Baca Juga : DPD RANBRANI Sulsel Pertanyakan Dasar Hukum Hak Angket DPRD Gowa.
Polisi Tangani Kasus Kematian Perempuan Mannuruki
Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Tamalate, Iptu Abdul Latif, membenarkan adanya dugaan tindak pidana yang menyebabkan korban meninggal dunia. Polisi bergerak cepat setelah menerima laporan warga pada Minggu malam sekitar pukul 21.30 WITA.
Petugas kemudian membawa seorang pria yang berstatus sebagai suami korban untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
“Pelaku yang merupakan suami korban sendiri sudah kami amankan. Saat ini, kami juga telah mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk senjata tajam yang diduga digunakan pelaku untuk membunuh istrinya, telepon seluler, serta pakaian korban,” ujar Iptu Abdul Latif.
Saat ini, penyidik masih mendalami kronologi kejadian, motif, dan keterangan para saksi guna melengkapi proses penyidikan.
Warga Terkejut atas Kasus Kematian Perempuan Mannuruki
Ketua RT 1 RW 4 Kelurahan Mannuruki, M. Muzakar, mengatakan korban dan keluarganya merupakan pendatang yang telah tinggal sekitar satu tahun di lingkungan tersebut.
Menurutnya, warga sekitar cukup terkejut ketika mengetahui peristiwa itu karena selama ini lingkungan tempat tinggal korban tergolong kondusif.
“Mereka baru sekitar setahun di sini dan sudah dikaruniai satu orang anak. Kami tetangga cukup terkejut dengan kejadian ini karena sebelumnya tidak terdengar ada kegaduhan di kediaman mereka,” ungkap Muzakar.
Ia menambahkan bahwa warga berharap aparat kepolisian segera mengungkap kasus tersebut sehingga keluarga korban memperoleh kepastian hukum.
Polisi Lanjutkan Penyidikan
Petugas membawa jenazah korban ke RS Bhayangkara Makassar untuk menjalani pemeriksaan forensik. Tim forensik akan menggunakan hasil pemeriksaan tersebut untuk membantu penyidik mengungkap penyebab kematian dan melengkapi alat bukti.
Hingga saat ini, Polsek Tamalate masih menangani kasus tersebut dan terus mendalami seluruh fakta yang muncul di lapangan. Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi serta memberi kesempatan kepada penyidik untuk menuntaskan proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
Baca Juga : Selengkapnya informasi Polda Sulsel, klik disini.
