LAZISNU Sulsel Sembelih 8 Ekor Sapi Kurban, Ribuan Warga di Empat Kecamatan Makassar Terima Manfaat

LAZISNU Sulsel menyembelih 8 ekor sapi kurban dan menyalurkan daging kurban kepada masyarakat di Kota Makassar.

Makassar, Satria Insight – Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama  Sulawesi Selatan (LAZISNU Sulsel) menyembelih 8 ekor sapi kurban pada Hari Tasyrik Pertama Iduladha 1447 Hijriah di Kampus Universitas Indonesia Timur (UIM), Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar, Kamis (28/05/2026). Panitia kemudian menyalurkan daging kurban kepada warga di Kecamatan Tamalanrea, Bontoala, Mariso, dan Manggala. Kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat sekaligus memperkuat semangat berbagi pada momentum Iduladha.

LAZISNU Sulsel Kelola dan Salurkan Kurban

LAZISNU Sulsel mengelola pelaksanaan kurban tahun ini dengan melibatkan pengurus, relawan, dan panitia lapangan. Mereka memotong delapan ekor sapi yang berasal dari para mudhohi.

Panitia segera mengemas daging kurban setelah menyelesaikan proses penyembelihan. Selanjutnya, tim distribusi mengantarkan daging tersebut kepada penerima manfaat di berbagai wilayah Kota Makassar.

Selain membantu masyarakat, kegiatan ini juga memperkuat nilai gotong royong dan kepedulian sosial.

LAZISNU Sulsel menyembelih 8 ekor sapi kurban dan menyalurkan daging kurban kepada masyarakat di Kota Makassar.
Panitia NU Care LAZISNU Sulawesi Selatan melaksanakan penyembelihan dan distribusi daging kurban kepada masyarakat di empat kecamatan Kota Makassar.

Empat Kecamatan Menjadi Prioritas Distribusi

Tim distribusi menyalurkan daging kurban ke Kecamatan Tamalanrea, Bontoala, Mariso, dan Manggala.

LAZISNU Sulsel memilih wilayah tersebut karena banyak warga yang membutuhkan perhatian dan dukungan sosial. Karena itu, panitia memastikan seluruh penerima manfaat memperoleh haknya secara merata.

Kurban Hadirkan Kebahagiaan untuk Sesama

LAZISNU Sulsel menyampaikan apresiasi kepada seluruh mudhohi yang mempercayakan ibadah kurbannya melalui lembaga tersebut.

“Terima kasih kepada seluruh mudhohi yang telah mempercayakan ibadah kurbannya melalui LAZISNU SULSEL. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah qurban, melimpahkan keberkahan rezeki, kesehatan dan pahala yang berlipat ganda.”, Ucap Direktur NU Care LAZISNU

Menurutnya, kurban tidak hanya menjadi bentuk ibadah. Kurban juga menghadirkan kebahagiaan dan mempererat hubungan antarsesama.

“Kurban bukan sekadar berbagi daging, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan, mempererat persaudaraan, dan menebarkan keberkahan kepada sesama.”, Ujarnya

Penerima Manfaat Sampaikan Terima Kasih

Salah seorang penerima manfaat, Dg Bado, menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterimanya.

“terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian lembaga zakat infak dan shadaqah Nahdlatul Ulama yang selalu memberikan perhatian kepada kami.”, Ujarnya

Ucapan tersebut menunjukkan bahwa program kurban memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Selain memenuhi kebutuhan pangan, program ini juga menghadirkan kebahagiaan bagi keluarga penerima.

Arqam Djufri Apresiasi Para Mudhohi

Direktur NU Care LAZISNU Sulawesi Selatan, Sahabat Arqam Djufri, menyampaikan terima kasih kepada seluruh mudhohi yang telah memberikan kepercayaan kepada LAZISNU Sulsel.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman, Badan Pemeriksa Keuangan Sulawesi Selatan, serta Direktur Intelijen dan Keamanan Polda Sulawesi Selatan Kombes Pol. Hajat Mabrur Bujangga, S.H., S.I.K., M.M.

Menurut Arqam Djufri, dukungan para mudhohi membantu LAZISNU Sulsel memperluas manfaat kurban kepada masyarakat.

Wujud Nyata Kepedulian Sosial

Program kurban LAZISNU Sulsel menunjukkan kepedulian nyata terhadap masyarakat. Melalui kegiatan ini, lembaga tersebut membantu warga yang membutuhkan sekaligus memperkuat nilai kebersamaan.

Karena itu, pengurus terus mengajak masyarakat untuk menjadikan kurban sebagai sarana berbagi manfaat. Dengan semangat tersebut, keberkahan Iduladha dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Tag:

Tinggalkan Balasan