BANTEN, Satria Insight — PT PLN (Persero) UID Banten menggaungkan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) melalui program “Jawara Safety Quote” bersama Ikatan Wartawan Online Indonesia. Program tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran keselamatan kerja melalui edukasi penggunaan APD, kepatuhan SOP, dan disiplin kerja di lingkungan ketenagalistrikan. Selain itu, PLN UID Banten juga mengajak seluruh pekerja agar membangun budaya kerja aman dan profesional dari kesadaran pribadi.(23/5/2026).
Baca Juga : PLN UP3 Serpong Gelar Pemeriksaan Peralatan Konstruksi untuk Tingkatkan Keselamatan Kerja
Manager UP3 Serpong, Beny Indra Praja, menegaskan bahwa keselamatan kerja bukan sekadar aturan perusahaan. Menurutnya, setiap pekerja wajib menjaga diri sendiri, rekan kerja, dan keluarga yang menunggu di rumah.
“Mulailah bekerja dengan membiasakan yang benar dan berhenti membiasakan yang biasa. Memakai APD lengkap dan mematuhi SOP bukan hanya aturan, tetapi kewajiban agar kita pulang dengan sehat dan selamat,” ujar Beny.
Karena itu, PLN UID Banten terus mendorong pekerja agar disiplin menggunakan Alat Pelindung Diri (APD). Selain itu, perusahaan juga mengingatkan pentingnya komunikasi kerja yang baik dan kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP).
Baca Juga : PLN Indonesia
Dengan langkah tersebut, PLN UID Banten ingin menciptakan budaya kerja tanpa kecelakaan atau zero accident culture. Di sisi lain, perusahaan juga ingin membangun lingkungan kerja yang sehat, aman, dan produktif.
Kampanye ini turut melibatkan Ikatan Wartawan Online Indonesia sebagai bentuk dukungan terhadap edukasi keselamatan kerja kepada masyarakat luas. Melalui kolaborasi itu, PLN UID Banten dan IWO Indonesia berharap masyarakat semakin memahami pentingnya budaya kerja yang aman dan modern.
Ketua DPW IWO Indonesia Provinsi Banten menilai program Jawara Safety Quote memiliki nilai edukatif yang tinggi. Menurutnya, kampanye tersebut dapat menjadi contoh positif bagi perusahaan maupun lembaga lain.
“Keselamatan kerja merupakan bagian dari budaya profesional. Disiplin dan kepatuhan yang konsisten akan meningkatkan kualitas SDM dan kepercayaan publik,” katanya.
Tidak hanya fokus pada pelayanan kelistrikan dan inovasi teknologi, akan tetapi membangun karakter kerja yang humanis, adaptif, dan berorientasi pada keselamatan. Oleh sebab itu, kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat budaya kerja yang sehat, produktif, dan berdaya saing nasional.*(KTR/EZ)








