MAKASSAR, Satria Insight — Jajaran kepolisian mengamankan lima remaja yang diduga terlibat dalam aksi kriminal jalanan di wilayah Kecamatan Makassar, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Senin (25/5/2026) dini hari. Penindakan di lakukan setelah beredarnya rekaman video yang memperlihatkan aksi penyerangan menggunakan senjata tajam dan menimbulkan keresahan masyarakat.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa tersebut terjadi di sekitar kawasan Jalan Maccini Pasar Malam. Polisi kemudian melakukan penyelidikan dengan menelusuri identitas para terduga pelaku berdasarkan rekaman video dan keterangan warga di lokasi kejadian.
Kapolsek Makassar Kompol Mustari mengungkapkan, tim kepolisian bergerak cepat mendatangi sejumlah lokasi setelah memperoleh petunjuk mengenai keberadaan para remaja tersebut.
Baca Juga : Kapolrestabes Makassar Tegaskan Tembak di Tempat Geng Motor
“Tim bergerak mendatangi rumah para terduga pelaku setelah di lakukan penyelidikan. Lima orang berhasil di amankan sekitar pukul 03.00 WITA,” ujar Mustari.
Kelima remaja yang di amankan di ketahui masih berusia belasan tahun. Mereka masing-masing berinisial RA, AN, MH, M, dan MR. Seluruhnya kini menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Makassar.
Dari tangan para terduga pelaku, polisi turut menyita sejumlah barang bukti berupa dua bilah senjata tajam dan satu unit sepeda motor yang di duga di gunakan saat menjalankan aksi tersebut.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, dua orang di antaranya di duga berperan membawa serta mengayunkan senjata tajam ketika aksi berlangsung. Polisi juga mendalami dugaan motif penyerangan yang di sebut berkaitan dengan persoalan antarkelompok remaja.
Aksi kriminal jalanan yang melibatkan anak di bawah umur belakangan kembali menjadi sorotan di Kota Makassar. Aparat kepolisian mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak, terutama pada malam hari, guna mencegah keterlibatan dalam aksi tawuran maupun tindak kriminal lainnya.
Saat ini, penyidik masih melakukan pengembangan guna mengetahui kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam kejadian tersebut.(*Red)








