Makassar, Satria Insight – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor ( PC GP Ansor) Kota Makassar menggelar pembinaan UMKM kader pada Sabtu–Minggu, 22–23 Agustus 2026 bertempat di Aula Kantor DPD RI Provinsi Sulawesi Selatan.
Kegiatan tersebut mengangkat tema “Penguatan Kapasitas UMKM Kader dalam Menghadapi Ekonomi Digital.” Ketua PC GP Ansor Kota Makassar Muhammad Rizal Burahmat (Ichal) mendorong kader untuk melihat ekonomi digital sebagai peluang.
Selain meningkatkan kapasitas, kegiatan ini juga mendorong kader membangun kemandirian ekonomi. Karena itu, peserta mendapat pembekalan mengenai kewirausahaan, teknologi, dan pemasaran digital.
GP Ansor Dorong Kemandirian Ekonomi Kader
Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Makassar serta Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Makassar.
Kolaborasi tersebut memperkuat gerakan kewirausahaan pemuda di Kota Makassar. Selain itu, sinergi lintas organisasi dapat membuka ruang bagi kader untuk mengembangkan usaha.
Acara pembukaan menghadirkan Sekretaris Pimpinan Wilayah GP Ansor Sulawesi Selatan Fathuddin, S.Sos., Kabid Pengembangan Pemuda Dispora Kota Makassar Bryan Ramadhan Brahman, S.STP., MAP, serta Ketua Bidang Kewirausahaan dan UMKM KNPI Kota Makassar Rachmat Setiawan.
Sekretaris PW GP Ansor Sulawesi Selatan Fathuddin, S.Sos., mengapresiasi langkah PC GP Ansor Kota Makassar.
Menurut Fathuddin, kader membutuhkan kemampuan ekonomi dan kewirausahaan. Sebab, perkembangan ekonomi digital menghadirkan peluang sekaligus tantangan baru.
“Kami mengapresiasi Pimpinan Cabang GP Ansor Kota Makassar, khususnya Ketua Muhammad Rizal Burahmat (Ichal), atas terselenggaranya kegiatan ini. Penguatan kapasitas UMKM kader merupakan langkah yang sangat positif karena kader tidak hanya dibekali semangat berorganisasi, tetapi juga didorong untuk memiliki kemampuan ekonomi dan kewirausahaan yang mandiri,” ujar Fathuddin.
Selanjutnya, Fathuddin mendorong GP Ansor Makassar melanjutkan pembinaan melalui pendampingan usaha.
Ia berharap peserta tidak hanya memahami materi, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kegiatan usaha sehari-hari.
“Kami berharap para peserta mampu memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan usaha, memperluas pasar, meningkatkan kualitas produk, dan menciptakan peluang ekonomi baru. Semangat kewirausahaan harus terus tumbuh di kalangan kader GP Ansor,” tambahnya.
Dispora Tekankan Komitmen dan Konsistensi
Sementara itu, Kabid Pengembangan Pemuda Dispora Kota Makassar Bryan Ramadhan Brahman, S.STP., MAP, menyatakan dukungannya terhadap kegiatan pemberdayaan pemuda.
Menurut Bryan, pemerintah perlu terus membangun sinergi dengan organisasi kepemudaan. Dengan demikian, berbagai program pemberdayaan dapat memberikan manfaat yang lebih luas.
“Kami dari Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar tentu sangat mendukung kegiatan seperti ini. Selama kegiatan tersebut memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya para pemuda, kami siap bersinergi dan memberikan dukungan sesuai dengan kapasitas dan kewenangan yang ada,” ungkap Bryan.
Selain itu, Bryan meminta peserta menjaga komitmen dan konsistensi dalam menjalankan usaha.
Ia mengingatkan pemuda agar tidak mudah menyerah ketika menghadapi tantangan. Sebaliknya, mereka harus terus meningkatkan keterampilan dan kompetensi.
“Dalam menjalankan usaha, yang paling penting adalah komitmen dan konsistensi. Jangan mudah menyerah ketika menghadapi tantangan. Para pemuda juga harus senantiasa meningkatkan keterampilan dan kompetensi karena dunia usaha terus berubah dan berkembang,” pesannya.
Lebih lanjut, Bryan menekankan pentingnya kejujuran dalam menjalankan usaha.
Menurutnya, kader harus mengedepankan amanah dan integritas. Nilai tersebut menjadi modal penting dalam membangun kepercayaan pelanggan dan mitra usaha.
“Jangan pernah meninggalkan nilai-nilai kejujuran dalam menjalankan usaha. Sebagai kader dan pemuda yang berlandaskan nilai-nilai Ahlusunnah Wal Jamaah, kita harus menjadikan kejujuran, amanah, dan integritas sebagai prinsip utama dalam membangun usaha,” tegasnya.
Ichal: Kader Harus Melihat Ekonomi Digital sebagai Peluang
Ketua PC GP Ansor Kota Makassar Muhammad Rizal Burahmat (Ichal) menegaskan komitmen organisasi dalam memperkuat kapasitas kewirausahaan kader.
Menurut Ichal, perkembangan teknologi telah mengubah cara masyarakat menjalankan bisnis. Karena itu, kader harus mampu mengikuti perubahan tersebut.
“Kader GP Ansor harus melihat perkembangan ekonomi digital sebagai peluang. Kita harus mampu memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan usaha dan membangun kemandirian ekonomi,” ujar Ichal.
Melalui kegiatan tersebut, peserta mempelajari berbagai tantangan dan peluang UMKM di era digital.
Selain itu, peserta mendapat pemahaman mengenai pemanfaatan teknologi, pemasaran digital, penguatan kapasitas usaha, dan perubahan perilaku konsumen.
Dengan bekal tersebut, kader diharapkan mampu mengembangkan usaha secara lebih adaptif. Bahkan, mereka dapat memanfaatkan ruang digital untuk memperluas pasar dan membangun jaringan bisnis.
Perkuat Kolaborasi Pemuda
Kehadiran KNPI Kota Makassar juga memperkuat kolaborasi antarelemen kepemudaan.
Kolaborasi tersebut dapat mendorong lahirnya lebih banyak wirausaha muda. Selanjutnya, para wirausaha muda dapat menciptakan lapangan kerja dan memberikan kontribusi bagi perekonomian masyarakat.
Karena itu, GP Ansor Makassar, Dispora Kota Makassar, dan KNPI Kota Makassar perlu menjaga sinergi dalam program pemberdayaan pemuda.
Dengan kolaborasi yang konsisten, organisasi kepemudaan dapat membangun ekosistem kewirausahaan yang lebih kuat. Selain itu, pemuda dapat memperoleh lebih banyak akses terhadap pelatihan, pendampingan, jaringan, dan peluang usaha.
Fokus pada Program Berkelanjutan
Ichal menegaskan bahwa GP Ansor Makassar akan terus menghadirkan program pemberdayaan kader.
Menurutnya, organisasi tidak hanya perlu memperkuat kapasitas kader dalam bidang organisasi. Lebih dari itu, kader juga perlu memiliki kemampuan untuk membangun kemandirian ekonomi.
“Kami ingin kader tidak hanya aktif dalam organisasi. Kader juga harus mampu membangun usaha, menciptakan peluang kerja, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegas Ichal.
Selanjutnya, GP Ansor Makassar akan terus mendorong program yang dapat meningkatkan kompetensi dan produktivitas kader.
Dengan demikian, pembinaan UMKM tidak berhenti sebagai kegiatan pelatihan. Sebaliknya, kegiatan tersebut dapat menjadi langkah awal untuk membangun usaha yang tumbuh, mandiri, dan berkelanjutan.
Pada akhirnya, GP Ansor Makassar mendorong kader untuk menjadi pemuda yang produktif, inovatif, berintegritas, dan mampu menghadapi perubahan ekonomi digital.
