Sejarah Baru KNPI Sulsel: 500 Pengurus Dilantik di Hadapan Tiga Ketua DPP

MAKASSAR,-Pelantikan pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Selatan mencetak sejarah baru. Sebanyak 500 pengurus resmi bergabung dalam kepengurusan KNPI Sulsel periode terbaru. Momen ini semakin istimewa karena tiga Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) KNPI hadir langsung dalam satu forum pelantikan.

Ketua KNPI Sulsel, Vonny, memimpin langsung prosesi pelantikan tersebut. Struktur organisasi yang dilantik terdiri dari 3 Ketua Harian, 10 Wakil Ketua, dan 500 pengurus inti. Seluruh pengurus mewakili 24 kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan. (9/5/26)

Baca Juga : Komite Nasional Pemuda Indonesia 

Kehadiran tiga Ketua DPP KNPI sekaligus menjadi sorotan utama dalam agenda tersebut. Sepanjang sejarah KNPI, pelantikan daerah dengan kehadiran tiga pimpinan pusat dalam satu waktu dinilai sangat jarang terjadi.

Vonny menyebut momentum itu sebagai kehormatan besar bagi Sulawesi Selatan. Ia juga mengaku terharu melihat seluruh pimpinan pusat hadir bersama dalam satu forum.

“Menurut saya, ini pelantikan yang sangat bersejarah. Jika saya tidak keliru, baru kali ini pelantikan KNPI daerah di Indonesia dihadiri tiga Ketua DPP KNPI sekaligus dalam satu acara,” ujar Vonny.

Ia mengatakan, dukungan langsung dari pimpinan pusat menjadi tanda bahwa KNPI Sulsel mendapat pengakuan penuh. Menurutnya, momen tersebut juga membawa tanggung jawab besar bagi seluruh pengurus baru.

“Ini penghormatan besar untuk Sulawesi Selatan. Karena itu, kami harus lebih siap, lebih kuat, dan bekerja lebih keras lagi,” katanya.

Vonny juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran DPP KNPI yang hadir dan memberikan dukungan langsung kepada kepengurusan KNPI Sulsel.

“Terima kasih kepada seluruh pimpinan pusat yang hadir, bersatu, dan mengukuhkan kami. Ini menjadi bukti bahwa KNPI Sulsel sah, diakui, dan siap menjadi rumah besar persatuan pemuda,” lanjutnya.

Ajak Pemuda Sulsel Bersatu

Dalam sambutannya, Vonny mengajak seluruh pemuda Sulawesi Selatan meninggalkan ego kelompok dan kepentingan pribadi. Ia ingin KNPI menjadi wadah bersama untuk membangun daerah dan memperkuat persatuan pemuda.

“Mari kita majukan kepemudaan bukan demi kepentingan pribadi atau kekuasaan semata. Kita harus bersatu untuk masa depan pemuda dan daerah,” tegasnya.

Vonny juga menegaskan komitmennya untuk membangun kembali hubungan antarelemen pemuda yang sempat renggang.

“Saya dan seluruh pengurus siap menjahit kembali silaturahmi yang mungkin sempat terputus. Semua kita arahkan demi satu tujuan, yaitu pemuda Indonesia bersatu dan KNPI semakin maju,” ujarnya.

Soroti Kelompok di Luar Struktur KNPI

Vonny turut menyinggung keberadaan pihak-pihak yang mengatasnamakan KNPI di luar struktur yang mereka anggap sah. Meski begitu, ia memilih menyampaikan pesan secara elegan dan terbuka.

Menurutnya, kemunculan berbagai kelompok menunjukkan bahwa KNPI tetap memiliki daya tarik besar di kalangan pemuda.

“Kami memahami bahwa ada pihak atau kelompok lain yang merasa membawa nama KNPI. Kami melihat itu sebagai tanda bahwa KNPI tetap dicintai banyak orang,” katanya.

Namun, Vonny menilai publik dapat melihat sendiri organisasi mana yang memiliki legitimasi kuat dan dukungan nyata.

“Biarlah masyarakat yang menilai mana yang lahir dari proses lengkap, mana yang mewakili 24 kabupaten/kota, mana yang mendapat dukungan 500 pengurus, dan mana yang dikukuhkan langsung oleh tiga Ketua DPP KNPI,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa legitimasi organisasi tidak perlu dibangun melalui klaim berlebihan.

“Keabsahan tidak perlu diteriakkan keras-keras. Semua sudah terlihat dari proses, struktur, dan dukungan pimpinan pusat,” lanjut Vonny.

Baca Juga: https://satriainsight.my.id/husniah-talenrang-pastikan-hadir-di-pelantikan-knpi-sulsel/

500 Pengurus Siap Mengabdi untuk Sulawesi Selatan

Di akhir sambutannya, Vonny menegaskan kesiapan seluruh pengurus KNPI Sulsel untuk bekerja dan mengabdi bagi masyarakat. Ia optimistis kekuatan 500 pengurus mampu membawa energi baru bagi gerakan kepemudaan di Sulawesi Selatan.

“Kami siap mewakafkan tenaga, pikiran, dan seluruh kemampuan kami demi kemajuan Sulawesi Selatan dan 24 kabupaten/kota. Kami hadir untuk berkarya, menyatukan potensi, dan membawa manfaat bagi masyarakat,” tutupnya.

Tag:

Tinggalkan Balasan